Mentok

Budidaya ayam petelur Rutan Temanggung

Salah satu inisiatif utama Rutan Temanggung dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membina kemandirian warga binaan adalah pengembangan usaha ternak mentok pedaging. Program Budidaya Mentok Pedaging sebagai Upaya Ketahanan Pangan di Rutan Temanggung hadir sebagai salah satu strategi pembinaan kemandirian, yang bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis peternakan warga binaan, memperkokoh ketahanan pangan, serta memastikan pemenuhan kebutuhan konsumsi secara mandiri dan berkelanjutan di lingkungan rutan.

Saat ini program ini mengelola sebanyak 41 ekor mentok pedaging dengan pendekatan yang teratur dan berkesinambungan. Rata-rata dalam masa pemeliharaan 3–5 bulan, mentok-mentok tersebut berhasil mencapai bobot panen yang optimal, menghasilkan daging berkualitas unggul dengan tingkat permintaan pasar yang relatif stabil. Hasil daging yang diproduksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal rutan sekaligus membuka potensi pendapatan tambahan. Lewat program ini, Rutan Temanggung menunjukkan keseriusannya dalam menyelenggarakan pembinaan yang produktif, lestari, dan benar-benar bermanfaat bagi warga binaan.

Selama mengikuti kegiatan budidaya mentok pedaging, para warga binaan dilatih secara komprehensif, meliputi perawatan kandang, penyediaan pakan yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan, pengelolaan kesehatan ternak, serta cara pemotongan dan penanganan daging yang memenuhi standar higienis. Aktivitas ini tidak hanya memperkuat keterampilan praktis, melainkan juga membentuk karakter berupa rasa tanggung jawab, kedisiplinan, semangat kerja sama, dan etos kerja yang tinggi.

Melalui keberlangsungan program budidaya mentok pedaging ini, Rutan Temanggung terus mengupayakan pembinaan yang efektif, berkelanjutan, serta mampu menciptakan dampak positif yang berarti. Diharapkan kemampuan yang telah dikuasai selama program berlangsung dapat menjadi bekal berharga agar warga binaan mampu hidup mandiri dan memiliki peluang berwirausaha setelah menyelesaikan masa pembinaan.

← Kembali